Breaking News

Good Governance dalam Penanganan Bansos Dampak Covid 19

Dialog Interaktif DPRD Kota Semarang dengan tema “Good Governance dalam Penanganan Bansos Dampak Covid 19”, Kamis (5/11) diselenggarakan di Kompas TV Jateng. Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua DPRD Kota Semarang H.Muhammad Afif, LC, Sekretaris Dinsos Kota Semarang, Didik Wibowo, dan Dosen Dept. Administrasi Publik UNDIP, Amni Zarkasyi Rahman, SAP, M.Si.

Dalam dialog tersebut, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Muhammad Afif mengatakan bahwa pandemi ini membawa dampak hampir ke seluruh aspek kehidupan, utamanya dari segi ekonomi. Perihal bantuan bagi seluruh masyarakat yang terdampak, Pemkot memiliki kewajiban agar bantuan tersebut tepat sasaran. Dari data yang didapatkan, 85% bantuan yang dibagikan kepada masyarakat sudah tepat sasaran. Pendataan pun dilaksanakan jauh hari oleh BPS & RT/RW setempat. Adapun beberapa permasalahan karena data yang tidak update, seperti halnya data bantuan susulan yang tidak tervalidasi. Selain itu masih banyak terjadi kesalahpahaman antara pihak kelurahan dengan pihak RT/RW.

Perihal Data untuk Bansos, Sekretaris Dinsos Kota Semarang Didik Wibowo mengatakan bahwa data ada dua yakni, Data dari DTKS dan Data yang diinput oleh Kelurahan diusulkan oleh RT/RW. Melalui website infobansos.semarangkota.go.id di mana masyarakat dapat mengakses bantuan yang sudah diterima maupun belum diterima. Sementara itu Dosen Dept. Administrasi Publik juga selaku Pengamat Sosial, Amni Zarkasyi Rahman mengatakan bahwa penyuluhan bantuan terdapat beberapa aspek yakni bentuk bantuan, kriteria penerima, waktu pemberian serta monitoring & transparansi. Pentingnya kontroling pada masyarakat agar bansos berjalan dengan baik, salah satunya dengan pemanfaatan media sosial dan kanal-kanal tertentu untuk pengaduan seperti lapor hendi/lapor gubernur, serta memberdayakan sebuah komunitas yang sudah ada seperti pihak kelompok RT/RW terkait untuk lebih dimaksimalkan.

Berita Terkait