Breaking News

Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman hadir menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema "Lebaran Saat Pandemi"


Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman hadir menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema "Lebaran Saat Pandemi", Rabu (5/5) di di Diamond Ballroom Hotel Pesona. Turut hadir sebagai narasumber, Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang Indriyasari, Pemerhati Kebijakan Publik Pujo Rahayu R.

Kadar Lusman yang akrab disapa Mas Pilus menghimbau untuk masyarakat tetap melaksanakan prokes dengan baik saat hari raya, sehingga tidak menimbulkan cluster baru dan dapat merayakan lebaran secara aman dan sehat. Terkait tindakan antisipasi pilus menyampaikan bahwa telah dilakukan beberapa langkah seperti pembuatan pos penyekatan sampai dengan jalan-jalan alternatif dan jalan tikus. Pilus juga mewanti-wanti dengan rencana pembukaan tempat wisata selama libur lebaran supaya objek wisata, mall dan tempat hiburan di kota Semarang hanya dikunjungi oleh warga Semarang saja sehingga dapat dikontrol dan kebijakan larangan keluar kota bisa dijalankan.

Indriyasari menjelaskan salah satu tujuan dibukanya tempat wisata saat libur lebaran itu supaya masyarakat bisa memilih untuk berlibur dan mengatasi kejenuhan selama libur lebaran ke tempat liburan yang aman tanpa perlu keluar kota. Hal tersebut sekaligus memberikan kesempatan masyarakat kota Semarang untuk menikmati kotanya sendiri. Ia menambahkan dibukanya tempat wisata ini bukan dimaksudkan untuk wisatawan dari luar daerah, pelaksanaannya pun harus dijalankan dan diawasi dengan ketat untuk penerapan standar keamanan dan prokesnya. Dinas pariwisata juga sudah Bersinergi dengan OPD terkait dan berkoordinasi dengan perangkat sampai tingkat kelurahan guna memantau tempat tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Pudjo Rahayu Risna mengamati bahwa dalam menentukan dan menerapkan kebijakan terkait larangan mudik ini haruslah melibatkan partisipasi masyarakat, utamanya dalam menerapkan prokes untuk keamanan dan kesehatan. Selain itu menurutnya harus ada kolaborasi dengan dinas perdagangan dan dinas perhubungan serta dinas lain yang berkaitan sehingga setelah lebaran nanti tidak ada kenaikan angka covid-19 di Kota Semarang ini.

Berita Terkait