Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman SE, MM hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Peran Bunda Literasi Dalam Meningkatkan Inklusi Sosial Masyarakat

           

Ketua DPRD Kota Semarang Kadar Lusman SE, MM hadir menjadi narasumber dalam kegiatan Peran Bunda Literasi Dalam Meningkatkan Inklusi Sosial Masyarakat di Gedung Industri Kreatif (GIK) Kota Lama. Trut hadir pula menjadi narasumber KapusNas RI Drs. Muhammad Syarif Bando, MM, Kadin Arpus Kota Semarang Dr. Endang Sarwiningsih S, SE, MM, Ak, serta Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin yang membuka kegiatan tersebut.


Ketika ditanya perihal masalah kurangnya akses terhadap bahan bacaan di masyarakat, Kadar Lusman pun mengatakan bahwa hal tersebut tidak dipungkiri, permasalahan kurangnya bahan bacaan adalah fakta. Hal Itu kenyataan yang sekarang dihadapi. Bahwa rasio bahan bacaan dibandingkan jumlah penduduk masih sangat jauh dari ideal. Ketika UNESCO menyatakan ketersediaan bahan bacaan setidaknya 3:1 (1 orang minimal 3 buku tersedia di Perpustakaan Daerah), maka hal itu masih jauh panggang dari api. Untuk itu, berbagai Langkah dan kebijakan layak dan patut diambil oleh Pemerintah Daerah, Kadar Lusman mengatakan bahwa DPRD Kota Semarang cukup mengapresiasi berbagai Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kota Semarang dalam meningkatkan akses bahan bacaan untuk masyarakat melalui program-kegiatan seperti Semarang Book Exchange, Interlibrary Loan, Pinjam Pakai Perpustakaan, Indonesia One Search, dll. Dalam kaitannya dengan peran Bunda Literasi, maka dalam benak DPRD Kota Semarang tentunya Bunda Literasi Turut serta dalam program IPLN (Inkubator Pustaka Literasi Nasional) yang digaungkan oleh Perpustakaan Nasional Indonesia.

Sederhananya, Bukan hanya membeli dan meminjamkan buku, tapi Perpustakaan juga sebagai wadah terbitnya buku.


Source : Humas Sekretariat DPRD Kota Semarang


#dprdkotasemarang 

#ketuadprdkotasemarang