Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo hadir menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo hadir menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif bersama Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Nugroho Edi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kriseptiana Hendrar Prihadi, SH, MM. Dialog dengan tema Upaya Menangkal Hepatitis Misterius diselenggarakan di Lobby Hotel Getz, Senin (30/5). Merebaknya penyakit hepatitis akut dan parah yang tidak diketahui penyebabnya ini menyerang banyak anak di beberapa negara secara sekaligus. Kasus hepatitis ini menyerang anak berusia 1 bulan hingga 16 tahun. Kementerian Kesehatan RI telah meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyatakan Kejadian Luar Biasa (KLB) pada kasus Hepatitis Akut yang menyerang anak-anak.

Rahmulyo mengatakan bahwa faktor lain yang membuat wabah berkembang adalah karena masyarakat yang abai dengan aturan yang diberikan pemerintah, untuk itu ia berharap masyarakat dapat kooperatif dengan aturan yang telah dibuat. Ia juga mengapresiasi atas inovasi yang telah dilakukan dkk bersama FKK dan TPPKK untuk mengedukasi perihal wabah hepatitis ini. Tia pun menambahkan bahwa meskipun ada perbedaan level kesehatan di tiap wilayah ia dan timnya akan terus mendorong masyarakat untuk melakukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Edi menyampaikan pada seluruh masyarakat untuk segera memeriksakan ke puskesmas atau lab terdekat jika mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, nyeri perut agar dapat dilakukan pemeriksaan dini dan jangan sampai terlambat supaya tidak menjadi penyakit kuning. Pencegahan dapat dilakukan dengan mencuci tangan, tidak menggunakan alat makan bersama, menjaga kebersihan lingkungan, mengkonsumsi makanan bergizi, menggunakan masker, mengirangi mobilitas, dan menjaga jarak. Hal tersebut dilakukan karena penularannya dapat melalui saluran pernafasan dan saluran pencernaan. Rahmulyo dan Tia pun berharap masyarakat untuk tidak panik serta dapat mengelola stressnya sehingga imun tetap terjaga dan memperketat protokol kesehatannya.

Source : Humas Sekretariat DPRD Kota Semarang

#dprdkotasemarang
#dialoginteraktif