Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema “Mengantisipasi Perubahan Iklim Global Warming di Kota Semarang”.

           

Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema “Mengantisipasi Perubahan Iklim Global Warming di Kota Semarang”. Dengan 3 Narasumber diantaranya Wakil Ketua DPRD Agung Budi Margono, Bapeda diwakili M. Luthfi Eko Nugroho, Akademisi Undip Rukuh Setiadi, dialog dilangsungkan Kamis 06/09/18 di Studio Kompas TV Jateng.

Kekeringan berdampak pada daerah-daerah yg blm dijangkau penuh pasokan air bersih. Wilayah-wilayah dataran tinggi lebih merasakan dampak kekeringan dikarenakan wilayah dataran rendah lebih banyak daerah yg sudah dijangkau oleh PDAM. Supply air bersih dikota Semarang mulai berkurang di musim kemarau saat ini. Agung BM berharap penggunaan sumur dalam bisa dikendalikan.
Dari Bapeda sudah mengadakan sosialisasi ke masyarakat di daerah-daerah yg berkemungkinan terkena banjir. Gas Rumah Kaca di kota Semarang ditahun ini sudah mencapai 90%. Pemerintah harus konsisten juga di bagian wilayah pesisir dengan cara membuat dearah-daerah Mangrove untuk diperluas. Upaya untuk membangun ruang-ruang sosial dan ruang-ruang public di daerah pinggir pantai, karna ini merupakan aset yang dimiliki kota Semarang juga.

Agung BM menyimpulkan supaya mengambil langkah-langkah yg tepat dan segera mengambil sikap, situasi seperti ini perlu di edukasi ke seluruh lapisan masyarakat, peran dari seluruh OPD sangat penting dalam mengantisipasi Global Warming. Jika bukan kita dan bukan sekarang, Mari kita berikan sumbangsih untuk Kota Semarang.