DPRD Kota Semarang Dukung Upaya Menuju Smoke Free City
Semarang – Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Mualim yang didampingi Wakil Ketua Sodri dan sekretaris Swasti Aswagati serta Anggota Michael, Maftukah Wiwin, Dinda Ari Ayu, Tika Mantofani, Anang Budi Utomo dan Syaiful Bahri hari ini Kamis (23/4) di Ruang Komisi D menerima audiensi dari Yayasan KAKAK ( Kepedulian Untuk Anak ) terkait dukungan pemerintah daerah dalam mewujudkan Kota Semarang sebagai Smoke Free City.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan Yayasan KAKAK, Soim Syahriyati, menyampaikan bahwa pihaknya terus aktif menjalin jejaring dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga tokoh masyarakat. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat kesadaran bersama akan pentingnya lingkungan yang sehat dan bebas dari paparan asap rokok.
Menurutnya, Kota Semarang telah menunjukkan komitmen kuat dalam perlindungan anak dengan meraih predikat Kota Layak Anak (KLA) kategori Utama Paripurna. Namun, capaian tersebut perlu terus diperkuat melalui kolaborasi dan inovasi lintas sektor.
Salah satu fokus yang didorong adalah pemenuhan indikator ke-17 terkait kawasan tanpa rokok. Hal ini dinilai menjadi langkah strategis dalam mendukung terwujudnya Kota Semarang sebagai kota yang ramah anak sekaligus sehat bagi seluruh warganya.
Menanggapi hal tersebut, Mualim menyambut baik inisiatif Yayasan KAKAK dan menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, lembaga masyarakat, dan seluruh elemen warga. Ia menilai, upaya menuju Smoke Free City tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi dalam mendorong kebijakan dan implementasi kawasan tanpa rokok di berbagai ruang publik di Kota Semarang.
