Dialog Bahas Peran Warga, DPRD Semarang Soroti Penguatan Partisipasi dalam Pembangunan
Dialog interaktif bertema Peran Serta Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur di Kota Semarang berlangsung pada Kamis, 20 November 2025. Acara ini menghadirkan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Suharsono, Guru Besar FISIP Undip Hardi Warsono, dan Kabid Perencanaan Pemerintahan, Sosial, dan Budaya Bappeda Anum Gianingrih sebagai narasumber. Seluruh pemaparan diarahkan untuk menelaah peran strategis masyarakat dalam proses pembangunan yang lebih terbuka dan inklusif.
Dalam penyampaiannya, Suharsono menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga evaluasi pembangunan. Ia menyebut mekanisme musrenbang di kelurahan dan kecamatan, hingga rembug RT/RW, sebagai wadah partisipasi warga. Suharsono juga menekankan bahwa informasi dan dokumen pelaksanaan harus transparan agar masyarakat dapat mengikuti dan mengawasi setiap tahap pembangunan.
Anum Gianingrih menjelaskan bahwa selain musrenbang, terdapat uji publik dan proses pemenuhan dokumen RPJMD lima tahunan yang melibatkan masyarakat melalui FGD bersama berbagai pemangku kepentingan. Sementara itu, Hardi Warsono menyoroti bahwa pembangunan kini menuntut pola co-production dan co-creation antara pemerintah dan warga. Ia mengingatkan bahwa partisipasi publik masih didominasi kelompok tertentu, belum merepresentasikan anak muda maupun penyandang disabilitas, serta masih rendahnya partisipasi digital masyarakat. Dialog ini menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat ruang partisipasi warga dalam pembangunan infrastruktur Kota Semarang.
Sumber: Humas sekretariat DPRD Kota Semarang
