Breaking News

Dialog Interaktif bersama DPRD Kota Semarang dengan tema Sosialisasi E-Tilang di Kota senarang dan penerapan ETLE Electronic Traffic Law enforcement

 Dialog berlangsung pada Senin 10/12/18 di Hotel Norrmans Semarang. Hadir sebagai narasumber Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi, Kepala Dinas Perhubungan M. Khadik, dan Kompol Sumiarta selaku Wakasatlantas Polrestabes Semarang.

Supriyadi menyampaikan bahwa penerapan E-Tilang yang sebelumnya belum secara kontinyu, jadi mandeg. Hal ini juga ditambah dengan sosialisasi kurang gencar sehingga banyak warga yang belum faham mekanisme, dan alur nya ketika mendapatkan tilang.

Sementara dalam penjelasanya Khadik menjelaskan bahwa
Dishub sangat mendukung diberlakukanya ETLE, dengan memanfaatkan teknologi, di persimpangan jalan ada 48 CCTV yang sudah terpasang. Salah satu tujuanya adalah untuk mengajak warga tertib berlalu lintas dan mematuhi rambu - rambu serta mematuhi standar kelengkapan berkendara. Selain itu Dishub juga
menyediakan sarana prasarana dan ikut serta mensosialisasikan (melalui pengeras suara di persimpangan - persimpangan lampu merah), media baliho, runing text, videotron dan media elektronik lain.

Sumiarta menjelaskan mekanisme ETLE yaitu dengan ETLE tidak perlu didatangi pelaku pelanggaran dari rumah ke rumah. Data yang diperoleh dari Dishub diolah dengan bukti rekaman, akan diterbitkan surat panggilan klarifikasi yang dikirim lewat kantor pos ke alamat nama yang terdaftar di nomor kendaraan. Jika tanpa klarifikasi akan dilakukan pemblokiran sementara, sampai saat pengendara perpanjangan stnk, dalam hal ini Suniarta juga menerangkan langkah ini sekaligus himbauan agar warga yang punya kendaraan yang belum dibalik nama supaya segera dibalik nama.
Dalam kesimpulannya Supriyadi mendukung kebijakan penerapan ETLE dan perlu adanya evaluasi dan masukan dari berbagai pihak terhadap pelaksanaan ETLE dengan integrasi menyeluruh se Indonesia, sehingga tidak ada diskriminasi hanya kendaraan ber plat nomor Kota Semarang saja yang ditindak karena melakukan pelanggaran. Harapannya ini juga untuk meminalisir pungli di jalanan, edukasi untuk warga dan merubah mindset supaya warga sadar berlalu lintas

Berita Terkait